KURIKULUM REMAJAAku Tumbuh Bersama Yesus Tema Tahun 2024Mewujudkan Pembaharuan dan Pemulihan Keutuhan Ciptaan Klik disini untuk mengunduh KATA PENGANTAR Banyak orang mengatakan bahwa masa remaja adalah masa yang menyenangkan. Pada usia remaja, seseorang mulai memasuki dunia baru, dunia yang jauh lebih luas dari sebelumnya. Pada masa kanak-kanak, kehidupan dan pergaulan masih sebatas lingkungan keluarga dan orang-orang di sekitar rumah. Tetapi pada masa remaja, seseorang mengenal orang-orang baru dalam lingkup yang lebih luas. Banyak hal baru dijumpai dan dialami remaja. Namun bersamaan dengan itu, remaja juga diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang sebelumnya tidak pernah dijumpai. Remaja mulai belajar menghadapi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang dialaminya. Karena itu, selain indah, masa remaja juga menjadi masa yang rentan. Masa remaja menjadi masa transisi sekaligus batu uji bagi seseorang. Bila Seseorang berhasil melalui masa remaja dengan baik, maka ia akan menjadi pribadi yang lebih dewasa dan siap menjalani fase baru hidupnya. Sebaliknya, bila seseorang “gagal” maka ia cenderung menjadi pribadi yang tidak siap menyambut hari depannya. Menilik pentingnya masa remaja, mendorong gereja-gereja khususnya di lingkup Sinode GKJ untuk memberi perhatian khusus kepada para remaja. Mereka bukan lagi kanak-kanak tapi mereka juga bukan orang dewasa. Mereka membutuhkan perhatian dan bimbingan khusus. Buku Kurikulum Remaja 2024 ini dimaksudkan untuk menolong gereja-gereja dalam mendampingi dan memelihara iman pada remajanya. Sebagai sebuah upaya, tentulah masih jauh dari sempurna. Terlebih lagi, konteks gereja-gereja di lingkup Sinode GKJ sangat beragam. Karena itu, kiranya gereja-gereja dapat mengolah kembali bahan-bahan dalam buku Kurikulum Remaja ini agar menjadi materi yang sesuai dan efektif bagi pembinaan remaja. Kiranya Tuhan Yesus, Raja Gereja memberkati upaya dan pelayanan kita bersama. Salatiga, Agustus 2023 BAPELSIN XXVIII GKJ Bidang Pembinaan Warga Gereja Diterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.com Bekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Penanggung Jawab :Bapelsin XXVIII GKJ Bidang PWGPdt. Erni Ratna YunitaPdt. Neny SuprihartatiPdt. Imanuel Adi Saputro Penulis :Pdt. Adhika Tri SubowoPdt. Sih Ell MirmaningrumPdt. Natasha VananiPdt. Elizabet Emilia PutriPdt. Widhewani SuwandiPdt. Iman SetiadiPdt. Dani AriyantoPdt. Geget Elite Sucining HPdt. Julia Indah PramudiyantiPdt. Rivaldi Angga KurniawanPdt. Kristrian Yudi NugrohoPdt. Eni Wahyuningsih Editor :Pdt Erni Ratna YunitaPdt Elia Dwi Prasetyo Tata letak & sampul:Kantor Sinode GKJVolume 2 Tahun 2024 ISSN 2964-4976
Bahan Kurikulum Anak Desember 2024
KURIKULUM ANAK 2024 – IIAKU IKUT YESUS “Mewujudkan Pembaruan dan Pemulihan Keutuhan Ciptaan” Klik disini untuk mengunduh KATA PENGANTAR Puji dan syukur patut kita panjatkan kepada Tuhan Allah, Sang Raja Gereja, hanya karena kekuatan dan hikmat dari Tuhan Allah saja, maka Buku Kurikulum Anak Tahun 2024 Semester pertama ini dapat hadir. Tuhan Allah yang telah menuntun para penulis, illustrator dan editor serta Bidang PWG, juga para pekerja di PDILM Sinode GKJ, dalam pekerjaan di bagiannya masing-masing. Kami juga bersyukur karena Buku Kurikulum Anak Sinode GKJ dapat dipakai oleh Tuhan untuk menghadirkan berkat bagi banyak gereja, dalam kegiatan Sekolah Minggu di gereja masing-masing. Kita juga patut bersyukur karena masa pendemi sudah berlalu. Dengan demikian gereja-gereja sudah dapat kembali mengadakan Sekolah Minggu secara tatap muka, tanpa pembatasan usia atau pun pembatasan-pembatasan lainnya. Tentu akan lebih menyenangkan bagi Anak-anak Sekolah Minggu jika dapat kembali mengikuti Sekolah Minggu di gereja. Demikian juga untuk Guru Sekolah Minggu akan lebih mudah untuk menyiapkan dan menerapkan bahan Kurikulum Anak ini. Untuk Bahan Kurikulum Anak Tahun 2024 ini, bacaan Alkitab yang disajikan dalam Ayat Indah, sudah menggunakan Alkitab Terbitan Baru Edisi kedua. Jika gereja-gereja belum menggunakannya, maka bagian Ayat Indah dapat disesuaikan dengan kondisi gereja masing-masing. Bahan Kurikulum Anak ini dapat diunggah juga di website Sinode GKJ. Sekalipun mengunggah bahan ini di website Sinode GKJ dapat dilakukan secara gratis, namun demikian, kami berharap gereja-gereja menggunakan bahan ini dengan cara membeli Buku Kurikulum Anak. Kami tetap menghadirkan dalam bentuk Buku, untuk membantu gereja-gereja yang membutuhkan dalam bentuk buku. Juga untuk gereja-gereja yang justru mengalami kesulitan untuk mengunggah dari website Sinode GKJ. Bahan Kurikulum Anak ini bukan merupakan materi siap saji. Persiapan dan kreativitas Guru Sekolah Minggu tetap diperlukan dalam mengolah dan menyajikan materi Kurikulum Anak ini dalam merealisasikan di Sekolah Minggu masing-masing. Bahan Kurikulum Anak ini berusaha untuk dapat membantu Guru Sekolah Minggu memberikan inspirasi dalam menyampaikan Firman Tuhan kepada anak-anak dan mengajak anak-anak melakukan berbagai aktivitas. Kami sangat memahami adanya keragaman situasi dan kondisi masing-masing gereja. Untuk itu kami menyadari belum dapat sepenuhnya menyajikan Bahan Kurikulum Anak ini tepat guna dan tepat sasaran dalam menjawab tantangan dan kebutuhan para Guru Sekolah Minggu, sesuai dengan konteks gereja setempat. Kami tetap membuka diri menerima kritik dan saran untuk perbaikan ke depan. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para penulis, illustrator dan editor serta PDILM Sinode yang telah berupaya untuk menyajikan Bahan Kurikulum Anak ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada gereja-gereja yang sudah membeli dan menggunakan Buku Bahan Kurikulum Anak ini. Selamat melayani. Tuhan memberkati kita semua. Bapelsin XXVIII GKJ Bidang PWG Pdt. Neny Suprihartati Diterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.com Bekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Penanggung Jawab : Bapelsin XXVIII GKJ Bidang PWGPdt. Erni Ratna YunitaPdt. Neny SuprihartatiPdt. Imanuel Adi Saputro Penulis :Ibu Evalina Chrisna DamanikPdt. Elisabet SimanjuntakIbu Fitri Dwi UtamiPdt. Hendra KurniawanPdt. Dane Dea KumalaPdt. Puspita Setyo Arti Editor:Pdt. Neny SuprihartatiPdt. Wisnu Tri Handayani Ilustrator:Supriatmo Tata letak:Kantor Sinode GKJVol. 2 No.1 Januari-Juni 2024ISSN 2964-1020
“Meriah dan Penuh Makna, Perayaan HUT ke-18 Adiyuswa Sinode GKJ: ‘Salamina, Adiyuswa Moal Mundur'”
Ibadah syukur dan perayaan HUT ke-18 Adiyuswa Sinode GKJ tahun 2024 berlangsung meriah dengan tema “Salamina, Adiyuswa Moal Mundur” yang berarti “Selamanya, Adiyuswa Tidak Menyerah.” Tema ini mengungkapkan semangat dan tekad yang kuat dari para Adiyuswa untuk tetap berjuang dan tidak pernah mundur dalam menghadapi berbagai tantangan. Ibadah HUT KE 18 Adiyuswo Sinode GKJ diadakan di GKJ Bandung, dimana 4 GKJ di Bandung menjadi Panitia Penyelenggara, yaitu GKJ Bandung, GKJ Kiaracondong, GKJ Cimahi dan GKJ Kamulyaan. Karena diadakan di Bandung (Tanah Pasundan) maka Ibadah tersebut dikemas dengan campuran nuansa Budaya Sunda dan Jawa. Budaya Sunda karena Gereja-Gereja di Bandung hidup dan bergaul dengan budaya Sunda seperti pepatah mengatakan: “Dimana Bumi dipijak, Langit dijunjung”. Sedangkan Budaya jawa karena kita ini adalah orang jawa yang “wong jawa ojo kelangan jawane”. Budaya Jawa nampak dalam gamelan yang ditampilkan. Sedangkan Budaya Sunda memang nampak cukup dominan dalam konsep acara, diantaranya dalam : Aki Lengser dan Ambu : Aki lengser dan Ambu adalah sepasang pinisepuh yang mengawali prosesi tersebut dengan jenaka. Aki lengser dan ambu sebenarnya adalah figur yang dituakan oleh sebab itu mengawali prosesi dengan doa dan syukur. Mereka juga adalah tokoh yang dianggap mampu menjadi jembatan antara petinggi dan rakyat serta mengayomi semua. Tari Merak : Simbol Umat Tuhan yang sehati, sepikir dan sejiwa yang nampak dalam keseragaman dan kesearasan gerak tarian dan keseragaman busana. Warna emas juga menandakan adiyuswa sebagai umat Tuhan dalam usia emas yang tetap harus sehati, sepikir dan sejiwa dalam berkarya untuk kemuliaan Tuhan. Tari merak diperankan oleh para pemudi dari GKJ Kiaracondong yang memiliki arti bahwa Adiyuswo harus melibatkan generasi lain yang lebih muda dalam pelayanan seperti yang juga ditekankan didalam pelayanan Firman. Payung Agung : Simbol kehadiran Tuhan melalui Roh Kudus yang menyertai umatNya sampai akhir jaman. Boboko/ Wakul yang berisi hasil panen misalnya padi dan sayur-sayuran Simbol jiwa-jiwa yang dipanen oleh Allah yang adalah para Adiyuswo, namun juga Adiyuswo telah sekian lama melayani dan menerima pengutusan dari Tuhan oleh sebab itu juga menghasilkan jiwa-jiwa untuk kemuliaan Allah. Semuanya patut disyukuri oleh kita semua. Angklung Buncis : Alat musik Sunda yang melegenda yang dimainkan ketika panen tiba sebagai bentuk syukur dan sukacita. Dalam Ibadah ini Angklung Buncis melambangkan syukur dan sukacita kita karena pemeliharaan Allah dan Ulang Tahun ke 18 Adiyuswo Sinode GKJ. Gunungan : Merupakan simbol alam semesta yang senantiasa diberkati Tuhan dengan subur makmur sehingga biarlah kita semakin diberkati dan menjadi berkat. Ki Daus : Ki Daus adalah seniman Sunda sehingga kehadirannya diharapkan menambah kuatnya nuansa Sunda dalam prosesi tersebut. Ibadah syukur dan perayaan HUT ke-18 Adiyuswa ini menjadi momen penuh makna bagi seluruh jemaat Sinode GKJ, khususnya para Adiyuswa, untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tekad untuk tidak menyerah dalam pengabdian dan pelayanan bagi Tuhan dan sesama.
Berita Duka : Pdt. Em. Suwito Adi Raharjo
Badan Pelaksana Sinode XXIX GKJmenghaturkan turut berbela sungkawa atasan berpulangnya Pdt. Em. Suwito Adi RaharjoKiranya Tuhan Yesus Memberikan kekuatan serta penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan — Ibadah Pemberangkatan dan PemakamanSelasa, 05 November 2024 | Pukul 13.00 WIB Di GKJ Prambanan Dimakamkan di Makam Kempul Taji
Melodi Baru di GKJ PatalanGracianatita Antera PuspaDitahbiskan Jadi Pendeta
Ibadah Penahbisan Pendeta ke-8 GKJ Patalan – Klasis Yogyakarta Selatan atas diri Vikaris Gracianatita Antera Puspa, S.Fil. telah berlangsung pada Hari Sabtu, 2 November 2024 dengan lancar. Ibadah Penahbisan dilayankan oleh Pdt. Emiritus Tri Utomo dan Pdt. Djoeniawan Santoso, sedang penyampain kotbah dengan tema “Merajut Melodi Menuju Harmoni” disampaikan oleh pendeta tertahbis yaitu Pdt. Gracianatita Antera Puspa. Kotbah Sulung yang disampaikan diakhiri dengan sebuah pujian yang dinyanyikan sendiri oleh Pdt. Gracianatita Antera Puspa, dipadu paduan suara Gema Nafiri GKJ Patalan dan mini orchestra yang begitu mempesona. Anak pertama dari pasangan Bp. Prih Agus Utomo dan Ibu Titi Hastuti Sulandari, yang lahir pada tanggal 29 April 1999 ini semula pernah bercita cita sebagai seorang psikolog. Namun rupanya oleh karena sejak kecil ia sering diajak oleh eyang kakung berpelayanan maka secara tidak langsung jiwa berpelayanan dan bergereja yg ditanamkan oleh eyangnya; Pdt. Emiritus Tri Utomo tertanam di hati mbak Tera, panggilan akrab Pdt. Gracianatita Antera Puspa. UKDW akhirnya menjadi pilihannya untuk menempuh pendidikan Teologi. Lulus dan dipanggil dan ditahbiskan di jemaat yang membesarkannya sejak kecil, yaitu GKJ Patalan. Tera yang dulu adalah murid Sekolah Minggu itu, sekarang sudah menjadi pendeta dan siap merajut melodi menjadikan harmoni Jemaat GKJ Patalan. Dalam acara resepsi, Pdt. Idi Bangun Mulyono yang mewakili Bapelsin XXIX Sinode GKJ menyampaikan sambutan. Selain mengucapkan selamat kepada Pdt. Gracianatita Antera Puspa juga memberikan selamat kepada Majelis beserta Jemaat yang dalam rangkaian 1 abad GKJ Patalan berhasil manambah 1 orang pendeta yang tentu juga akan menambah semangat dalam pelayanan yang dilakukan gereja. Pejabat Sementara (PJ) Bupati, Adi Bayu Kristanto, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Yulius Suharta, MM menyampaikan informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul senantiasa mengapresiasi secara positif setiap kegiatan dari berbagai umat beragama dan dengan ditahbiskannya pendeta perempuan pertama di wilayah Bantul ini tentu akan memberi warna pada kehidupan masyarakat di Kabupaten Bantul.
Dari Refleksi Ekologi ke Pesan Persatuan
Langkah Pemuda Dalam Sidang Raya PGI Pada hari ketiga pra sidang Pertemuan Raya Pemuda Gereja dibuka dengan ibadah terhadap alam sebagai bentuk keprihatinan ekologi. Peserta diajak untuk menghayati 4 elemen alam dengan visualisasi air, tanah, udara, dan cahaya. Ada diskusi singkat terkait ayat Alkitab dari Mazmur 104. Selanjutnya pengutusan direfleksikan dengan tarian ibadah komunal Web of Life. Sesi pertama, peserta diajak melanjutkan diskusi sebagaimana hari sebelumnya untuk memperjelas masalah dan mengungkapkan ide-ide solutif bagi permasalahan pemuda. Dilaksanakan Talkshow dengan tema Mewujudkan Masyarakat Berdamai bagi Seluruh Ciptaan diisi oleh Damar Juniarto (Komisi Kepemudaan KWI) dan Pdt Meilanny Risamasu (GPIB). Talkshow mengingatkan pemuda untuk menghayati keindahan taman Eden dimanapun kita berada dengan menjaga alam. Kondisi alam adalah tugas para pemuda. Pemuda perlu mendekatkan diri pada alam, membuat gerakan bersama untuk ekologi, dan PGI perlu mendorong surat pastoral bagi gereja-gereja untuk peduli ekologi. Kegiatan masih berlanjut dimana pemuda dibagi menjadi beberapa pertemuan komisi. Komisi pesan & rekomedasi bertugas merumuskan artikel pertemuan sesuai suara pemuda untuk dibawa ke sidang Raya PGI. Komisi Nominasi bertugas menyusun nama-nama calon pengurus terkait pemuda sesuai rekomendasi gereja-gereja, dan Komisi Program bertugas menyusun usulan perencanaan program untuk kepengurusan yang baru. Bahasan masing-masing sesi dibawa ke pertemuan pleno untuk dirumuskan bersama-sama. Selesai pleno, pemuda diajak beribadah penutup dengan nuansa kontemporer. Pesan oikumenis yang digaungkan yakni supaya pemuda bersatu padu dalam kasih & persaudaraan dalam mewartakan firman Tuhan sesuai dengan isu-isu sosial masa kini secara kontekstual.
Berita Duka Pdt. Em. Eddyson S GKJ Yeremia Depok
Badan Pelaksana Sinode XXIX GKJmenghaturkan turut berbela sungkawa atasan berpulangnya Pdt. Em. Eddyson Saptanto W.H, S.Th, M.MinKiranya Tuhan Yesus Memberikan kekuatan serta penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan —Bidston PenghiburanMinggu, 03 November 2024 | Pukul 19:00 WIB Di GKJ Yeremia, Jl. Melati Raya No. 1A Ibadah Pemberangkatan dan PemakamanSenin, 04 November 2024 | Pukul 10.00 WIB Di GKJ Yeremia, Jl. Melati Raya No. 1A Dimakamkan di TPU Kalimulya 3
Berjuang Bersama Menjadi Berkat: Pendewasaan Gereja GKJ Anugerah Dawung
Majelis GKJ Karangayu melaksanakan Ibadah Pembiakan (pendewasaan) gereja Pepanthan Dawung menjadi GKJ Anugerah Dawung. Ibadah pembiakan gereja dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Oktober 2024. Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Samuel Prasetyo dan Pdt. Natanael Kriswanto, yang didalamnya dilaksanakan peneguhan Penatua dan Diaken, penandatanganan serah terima aset gereja serta piagam pembiakan gereja.Acara ini dihadiri oleh utusan Pemerintah Kota Semarang, Bimas Kristen Kota Semarang, Visitator Bapelsin XXIX GKJ, Klasis Semarang Barat dan utusan klasis-klasis tetangga. Dalam sambutannya, Pdt. Bernadus Meymoriardi Eksilimawan selaku Visitator Bapelsin XXIX GKJ menyampaikan bahawa GKJ Anugerah Dawung menjadi gereja ke-347 dalam jajaran Gereja-gereja Kristen Jawa.GKJ Anugerah Dawung berharap bahwa melalui pendewasaan ini, gereja dapat semakin menjadi berka t bagi banyak orang, memperkuat iman, dan memperluas jangkauan pelayanan di Kota Semarang.
Pertemuan Pemuda dan Perempuan Gereja Hari Ke 2
Permuda PGI didorong lebih aktif berdinamika dalam kelompok diskusi kecil Hari Kedua Pra Sidang Raya Pertemuan Raya Pemuda Gereja, Pemuda PGI diajak lebih banyak aktif berdinamika dalam kelompok-kelompok kecil. Pada sesi 1, Pemuda dibagi menjadi 4 kelompok besar yakni Kepemimpinan Orang Muda dan Intergenerasi di Gereja, Pemuda dan Isu Relasi Lintas Iman, Green Church & Green Money, Identitas Diri dan Kepenuhan Hidup, serta Pemuda, Gereja, dan Era Digital. Lalu kelompok besar dibagi lagi dalam kelompok-kelompok kecil. Di sini pemuda berdiskusi mengenai isu pemuda di gereja-gereja, akar masalahnya, harapan ideal, kontribusi yang perlu dilakukan pemuda, serta ajakan bekerja sama gereja-gereja dalam menangani masalah tersebut. Sesi kedua, pemuda kembali dibagi menjadi 4 kelompok besar dengan tema-tema berikut; Pemuda Pelestari Budaya oleh Persekutuan Pemuda Gereja Toraja, Mempersiapkan Pensiun Sejak Dini oleh Dana Pensiun PGI, The Art Of Public Speaking oleh Daya Kreatif Indonesia, dan Pelayanan Media yang Rele-fun oleh Ignite GKI. Semua tema diharapkan berguna membekali kehidupan pribadi & pelayanan pemuda di gereja sesuai kebutuhan masa kini. Sesi ketiga, Pemuda kembali disatukan dalam kelompok besar dalam sebuah talkshow dengan tema Mewujudkan Negara Majemuk yang Pancasilais. Pemuda diajak mewarnai pergumulan kemajemukan nasional di Indonesia dengan semangat Pancasila.
Pertemuan Pemuda dan Perempuan Gereja di Makale : Jiwa Muda Bergerak
Salah satu rangkaian sidang Raya PGI ke 18 adalah Pra Sidang Raya berupa Pertemuan Pemuda Raya Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) di Makale, Tana Toraja pada 31 Oktober-3 November 2024. Ibadah dan pembukaan Pra Sidang dilaksanakan di Plaza Makale. Dalam ibadah pra sidang Raya diadakan arak-arakan budaya dengan pakaian adat oleh seluruh peserta, tarian Toraja 97 pemudi Gereja Toraja, Tim Theater Gereja Toraja, dan paduan suara UKI, Toraja. Dalam refleksi ibadah disampaikan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan dan peran pemuda dalam isu sosial. Acara dilanjutkan di Aula UKI Toraja berupa perkenalan & Talk Show dengan tema Hiduplah dalam Terang yang Membuahkan Keadilan, dan Kebenaran. Dalam talkshow utusan GKJ untuk pemuda, Pdt Geget Elite (GKJ Bogor), menjadi salah satu narasumber bersama Pdt DR Bambang Widjaja. Talkshow menekankan pentingnya peran Pemuda PGI untuk berkontribusi bagi isu & permasalahan bangsa dengan tetap memperhatikan isu-isu relevan seperti Strawberry generation, kesehatan menthal, ekologi, pinjaman online, pengangguran, dan digitalisasi dalam konteks masa kini.










