Diterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia (Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.com Bekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Telp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Klik disini Untuk mengunduh Renungan Harian Sadhar Bagi Bapak/Ibu/Saudara yang tergerak untuk mendukung pelayanan Sinode GKJ, persembahan dapat disalurkan melalui rekening berikut: Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJ Temukan Pengalaman baru Renugan Harian Sadhar didalam genggaman smartphone.Unduh Aplikasi Renungan Harian Sadhar di Playstore, dan nikmati pembacaan renungan harian di kanal youtube Sinode GKJ Pemesanan dan Informasi dapat menghubungi Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Telp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663
SURAT SERUAN PASTORAL “KETIKA HUTAN TERBAKAR, KEHIDUPAN KITA TERLUKA”
SURAT SERUAN PASTORAL “KETIKA HUTAN TERBAKAR, KEHIDUPAN KITA TERLUKA”Tanggung Jawab Iman dalam Merawat dan Memulihkan Ciptaan Kepada Yth.: 1. Segenap Majelis Gereja dan Klasis di lingkungan Sinode GKJ2. Seluruh warga Gereja-gereja Kristen Jawa3. Pemerintah dan para pemangku kepentingan4. Segenap masyarakat Indonesia Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Dengan hati yang prihatin dan penuh belas kasih, Badan Pelaksana Sinode XXIX Gereja-gereja Kristen Jawa (Bapelsin XXIX GKJ) mencermati peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang melanda berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan sejumlah wilayah lainnya. Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan pepohonan dan merusak kawasan hutan, tetapi juga mengancam kehidupan manusia, menimbulkan gangguan kesehatan akibat kabut asap, menghilangkan sumber penghidupan masyarakat, merusak habitat berbagai makhluk hidup, serta mengganggu keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan bersama. Peristiwa ini semakin memilukan ketika jatuh korban jiwa di antara mereka yang berjuang memadamkan api dan menyelamatkan lingkungan. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban yang meninggal dunia, keprihatinan dan solidaritas kepada seluruh masyarakat terdampak, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petugas pemadam kebakaran, relawan, tenaga kesehatan, aparat pemerintah, masyarakat setempat, dan semua pihak yang dengan penuh pengorbanan bekerja mengatasi bencana ini. Kami berdoa kiranya Tuhan menganugerahkan kekuatan dan penghiburan bagi mereka yang berduka, kesembuhan bagi yang terluka dan sakit, serta perlindungan bagi semua pihak yang masih berjuang di lapangan. Panggilan Iman di Tengah Jeritan Ciptaan Alkitab menyaksikan bahwa bumi dan segala isinya adalah milik Tuhan (Mazmur 24:1). Manusia menerima mandat untuk mengusahakan dan memelihara taman kehidupan yang dipercayakan Allah kepadanya (Kejadian 2:15). Karena itu, alam semesta bukan semata-mata sumber daya yang bebas dieksploitasi demi kepentingan manusia, melainkan bagian dari ciptaan Allah yang memiliki nilai dan harus dipelihara dengan penuh tanggung jawab. Rasul Paulus mengingatkan bahwa seluruh makhluk sama-sama mengeluh dan merasa sakit bersalin (Roma 8:22). Dalam terang firman ini, kita diajak mendengar jeritan ciptaan yang terluka sekaligus penderitaan sesama manusia yang kehidupannya terancam. Ketika hutan terbakar, yang terluka bukan hanya alam, melainkan juga kehidupan dan masa depan bersama. Kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis penanggulangan bencana. Peristiwa ini juga mengundang permenungan yang mendalam mengenai cara manusia memperlakukan alam, tanggung jawab dalam pemanfaatan sumber daya, tata kelola lingkungan hidup, serta keadilan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Gereja percaya bahwa iman kepada Allah Sang Pencipta harus diwujudkan dalam kepedulian terhadap kehidupan seluruh ciptaan-Nya. Karena itu, kepedulian ekologis bukanlah kegiatan tambahan di luar kehidupan bergereja, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari panggilan iman dan kesaksian gereja. Berangkat dari keyakinan tersebut, Bapelsin XXIX GKJ menyampaikan sikap dan seruan pastoral sebagai berikut. 1. Kepada Pemerintah dan Para Pemangku Kebijakan Kami menghargai berbagai upaya pemerintah, petugas, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Namun, besarnya dampak yang ditimbulkan menegaskan perlunya langkah yang lebih menyeluruh, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Kami menyerukan kepada pemerintah pusat dan daerah beserta seluruh lembaga terkait untuk: Kami meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur melalui pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui kemampuan negara melindungi kehidupan, menghadirkan keadilan ekologis, dan mewariskan lingkungan yang layak huni kepada anak cucu. 2. Kepada Pelaku Usaha dan Seluruh Pengelola Sumber Daya Alam Kami mengingatkan bahwa kegiatan ekonomi harus dijalankan dengan tanggung jawab terhadap keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan. Keuntungan ekonomi tidak pernah dapat dijadikan pembenaran bagi tindakan yang merusak lingkungan dan membahayakan kehidupan. Karena itu, kami menyerukan kepada seluruh pelaku usaha, khususnya yang berkegiatan dalam sektor kehutanan, perkebunan, dan pengelolaan lahan, untuk mematuhi ketentuan perlindungan lingkungan, memperkuat pencegahan kebakaran, bersikap terbuka terhadap pengawasan, serta mengambil tanggung jawab atas pemulihan kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan usahanya. Tanggung jawab ekologis hendaknya menjadi bagian dari etika usaha, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. 3. Kepada Gereja-gereja Kristen Jawa Dalam semangat panggilan Sinode GKJ untuk berjalan bersama dalam pemulihan dan keutuhan ciptaan, kami menyerukan kepada seluruh gereja dan klasis agar tidak tinggal diam menyaksikan penderitaan sesama dan kerusakan lingkungan. Kami mengajak gereja-gereja untuk: Pertama, menghidupi solidaritas melalui doa dan tindakan nyata. Mengingat secara khusus masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan dalam doa syafaat jemaat, serta mengupayakan dukungan kemanusiaan sesuai kemampuan dan kebutuhan nyata di lapangan. Kedua, mengembangkan pelayanan yang berpihak pada kehidupan. Gereja dan klasis didorong menggalang bantuan, memperkuat jejaring pelayanan diakonia, serta menjalin kerja sama dengan lembaga kemanusiaan dan pihak-pihak terpercaya untuk mendukung masyarakat terdampak. Ketiga, membangun kesadaran dan pertobatan ekologis. Pendidikan iman, khotbah, katekisasi, pembinaan keluarga, pelayanan anak dan remaja, serta berbagai kegiatan gerejawi hendaknya semakin menumbuhkan kesadaran bahwa memelihara lingkungan adalah bagian dari ketaatan kepada Tuhan. Keempat, mewujudkan kepedulian ekologis dalam praktik kehidupan sehari-hari. Gereja-gereja diharapkan menjadi teladan dalam pengurangan sampah dan pembakaran terbuka, pengelolaan air dan energi secara bijaksana, penanaman serta pemeliharaan pohon, dan upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Kelima, menghadirkan kesaksian yang membangun kerja sama. Gereja hendaknya bersedia bekerja bersama pemerintah, komunitas lintas iman, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan berbagai unsur masyarakat dalam upaya pencegahan bencana dan pemulihan lingkungan. Kami mengingatkan bahwa kepedulian terhadap ciptaan tidak boleh berhenti pada seruan, kegiatan simbolis, atau tindakan sesaat. Kepedulian tersebut perlu bertumbuh menjadi cara hidup, budaya pelayanan, dan komitmen bersama yang terus dipelihara. 4. Kepada Seluruh Masyarakat Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga lingkungan sebagai rumah kehidupan bersama. Marilah kita menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan terhadap titik api, serta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang ketika menemukan potensi kebakaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga, terutama mereka yang paling rentan terhadap dampak kabut asap dan bencana, termasuk anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Krisis ekologis tidak mengenal batas agama, suku, maupun wilayah. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk melindungi lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang melampaui berbagai perbedaan. 5. Memulihkan Ciptaan, Membangun Masa Depan Bencana kebakaran hutan dan lahan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa hubungan manusia dengan alam membutuhkan pembaruan yang sungguh-sungguh. Kita tidak cukup hanya memadamkan api yang sedang menyala. Kita juga harus berani mengatasi berbagai keadaan dan perilaku yang memungkinkan kerusakan serupa terus berulang. Pemulihan ekologis membutuhkan kesadaran moral, keberanian dalam pengambilan kebijakan, penegakan hukum yang berkeadilan, partisipasi masyarakat, dan perubahan
Ujian Calon Pendeta GKJ Krapyak dalam Sidang Istimewa Gereja-Gereja Kristen Jawa Klasis Semarang Barat XLII
Ujian Calon Pendeta GKJ Krapyak dalam Sidang Istimewa Gereja-Gereja Kristen Jawa Klasis Semarang Barat XLII Tema: “Orkestra Pelayanan Gereja” Bacaan Alkitab: Efesus 4:1–16 Sabtu, 10 Oktober 2026 Gereja-Gereja Kristen Jawa (GKJ) Klasis Semarang Barat menyelenggarakan Sidang Istimewa Gereja-Gereja Kristen Jawa Klasis Semarang Barat XLII pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dengan agenda Ujian Calon Pendeta GKJ Krapyak atas diri Sdr. Aldhi Atmaja Putra, S.Fil. Ujian calon pendeta ini mengangkat tema “Orkestra Pelayanan Gereja”, dengan landasan firman Tuhan dari Efesus 4:1–16. Melalui tema tersebut, pelayanan gereja direfleksikan sebagai sebuah karya bersama yang membutuhkan kesatuan, kerendahan hati, kesabaran, dan kerja sama dari setiap anggota tubuh Kristus. Dalam surat Efesus 4:1–16, Rasul Paulus mengingatkan jemaat untuk memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera. Kristus memberikan karunia yang berbeda-beda kepada umat-Nya untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Setiap anggota memiliki peran penting dan saling melengkapi demi pertumbuhan gereja menuju kedewasaan iman di dalam Kristus. Seperti sebuah orkestra yang terdiri atas berbagai alat musik dengan suara dan karakter yang berbeda, pelayanan gereja juga melibatkan beragam karunia, talenta, serta tanggung jawab. Perbedaan tersebut bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang perlu dikelola dalam kesatuan dan keharmonisan. Dalam konteks ini, pendeta dipanggil untuk memperlengkapi jemaat, mengembangkan potensi setiap anggota, serta menuntun gereja agar bertumbuh dan melayani bersama sebagai tubuh Kristus. Melalui ujian ini, panggilan kependetaan tidak hanya dipahami sebagai tanggung jawab untuk berkhotbah dan memimpin ibadah, tetapi juga sebagai panggilan untuk membangun persekutuan, memperlengkapi warga gereja, mengembangkan pelayanan yang kolaboratif, serta menjaga kesatuan jemaat di tengah keberagaman. Berdasarkan hasil ujian dalam sidang tersebut, Sdr. Aldhi Atmaja Putra, S.Fil. dinyatakan LAYAK TAHBIS dan memasuki masa vikariat. Hasil ini menjadi tahap penting dalam perjalanan panggilan dan persiapannya menuju pelayanan kependetaan di GKJ Krapyak. Masa vikariat menjadi kesempatan untuk semakin memperdalam spiritualitas, mengembangkan kompetensi pelayanan pastoral, serta menghayati tanggung jawab sebagai pelayan Tuhan di tengah kehidupan jemaat. Dengan berlandaskan firman Tuhan dari Efesus 4:1–16, diharapkan calon pendeta semakin siap memperlengkapi umat dan membangun gereja yang bertumbuh dalam iman, kasih, dan kesatuan di dalam Kristus. Kiranya melalui semangat “Orkestra Pelayanan Gereja”, pelayanan di GKJ Krapyak dan seluruh GKJ semakin mencerminkan tubuh Kristus yang hidup, bertumbuh, dan saling melengkapi. Setiap pelayan dan warga gereja dipanggil untuk memainkan perannya dengan setia, sehingga seluruh pelayanan menjadi kesaksian tentang kasih Allah bagi dunia. Selamat kepada Sdr. Aldhi Atmaja Putra, S.Fil. atas hasil ujian Layak Tahbis dan dimulainya masa vikariat. Kiranya Tuhan senantiasa menuntun, membentuk, dan memperlengkapi dalam menjalani setiap proses panggilan pelayanan, demi kemuliaan nama Tuhan dan pertumbuhan gereja-Nya. Solus Christus, soli Deo gloria.
Bahan Kurikulum Anak November 2026
Tema Tahun 2026“Gereja yang Dinamis dan Inovatif” Klik disini untuk mengunduh KATA PENGANTARPuji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Gembala Agung yang senantiasa menyertai perjalanan gereja-Nya. Atas anugerah dan kasih setia-Nya, buku Kurikulum Anak Sinode GKJ ini dapat tersusun dan hadir sebagai wujud nyata kepedulian gereja terhadap pertumbuhan iman anak-anak, yang adalah generasi penerus kerajaan Allah.Gereja yang sejati bukanlah sekadar tempat berkumpul, tetapi tubuh Kristus yang hidup, bergerak, dan terus bertumbuh. Gereja dipanggil untuk menjadi dinamis — mampu menjawab perubahan zaman — serta inovatif — berani menghadirkan cara-cara baru dalam mewartakan kasih Allah. Dalam semangat itu, pelayanan kepada anak-anak menjadi bagian yang tak terpisahkan dari misi gereja. Anak-anak bukan hanya masa depan gereja, tetapi juga bagian dari gereja masa kini. Mereka bukan sekadar objek pembinaan, tetapi juga agen perubahan yang dapat membawa terang Kristus dalam lingkungan keluarga, sekolah, pertemanan, dan masyarakat sejak usia dini.Buku pembinaan ini disusun dengan tujuan untuk menolong guru Sekolah Minggu dan para pelayan anak dalam mendampingi anak-anak mengenal kasih Tuhan melalui cara yang menyenangkan, kreatif, relevan, dan penuh makna. Materi-materi di dalamnya dirancang sebagai panduan dasar yang fleksibel, yang perlu terus diolah, dikembangkan, dan disesuaikan dengan konteks, dinamika, serta kebutuhan gereja lokal agar dampaknya dapat terasa nyata dalam kehidupan anak-anak maupun komunitas jemaat.Kami menyadari sepenuhnya bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, kritik, saran, dan pengembangan lanjutan dari para pembina, pelayan, dan jemaat sangat kami harapkan demi memperkaya isi dan manfaatnya di masa mendatang. Kiranya buku ini dapat menjadi sarana yang memberkati pelayanan anak, membimbing mereka untuk bertumbuh dalam iman, serta menggerakkan mereka menjadi pembawa perubahan positif bagi gereja dan dunia.Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan yang terus berkarya melalui gereja-Nya di tengah dunia.Bidang PWG Bapelsin XXIX KURIKULUM ANAK 2026 IIAKU IKUT YESUSDiterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.comBekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Bagi Bapak/Ibu/Saudara yang tergerak untuk mendukung pelayanan Sinode GKJ, persembahan dapat disalurkan melalui rekening berikut: Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Penanggung Jawab Bapelsin XXIX GKJ Bidang PWGPdt. Erni Ratna YunitaPdt. Sih Ell MirmaningrumPdt. Kristin AndiniPenulis:Sdri. Yemima Yektining UtamiPdt. Puspita Setyo ArtiPdt. Silvana Dita SusantiPdt. Dane DeaBp. PurnomoPdt. Kris NurPdt. Dina WidiastutiPdt. Devi CarolinaPdt. Dinah Bessdorina MaribungaPdt. Udin Firman HidayatPdt. Debora DwioktabrianiSdr. Pulung Sriyono SanyotoIlustrator:Sdr. NovandiSdr. AbisaiEditor:Pdt. Gledis Yunia Debora AngelitaSdri. Artha KinanthiPdt. Kristin AndiniTata letak & sampul PDILM Sinode GKJ
KHOTBAH JANGKEP NOVEMBER 2026
Panduan Merayakan Liturgi Gereja Tema Tahun 2026“Gereja yang Dinamis dan Inovatif” Klik disini untuk mengunduh Bahan Khotbah Jangkep KHOTBAH JANGKEP 2026 – IPanduan Merayakan Liturgi GerejaDiterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.comBekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Telp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Bagi Bapak/Ibu/Saudara yang tergerak untuk mendukung pelayanan Sinode GKJ, persembahan dapat disalurkan melalui rekening berikut: Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Penanggung Jawab : Bapelsin XXIX GKJ Bidang PWGPdt. Erni Ratna YunitaPdt. Sih Ell MirmaningrumPdt. Kristin AndiniPenulis : Pdt. Marya Sri Hartati (GKJ Joglo)Pdt. Wiji Astuti (GKJ Salatiga)Pdt. Hizkia Fredo Valerian (PPK YAKKUM)Pdt. Adhika Tri Subowo (GKJ Wates)Pdt. Damar Kinandi Putera (GKJ Kroya)Pdt. Mardita Ganda Kusuma (GKJ Ngempon)Pdt. Yosef Krisetyo Nugroho (GKJ Wirobrajan)Pdt. Ageng Prasetya Raharjo (Bapelsin Bidang KesPel)Editor : Pdt. Rian Pandu Bagaswara (GKJ Wedi)Pdt. Erni Ratna Yunita (Bapelsin Bidang PWG)Tata letak dan Sampul : PDILM Sinode GKJVol. 4 No. 1 Januari-Juni 2026ISSN 2964-4232
Bahan Kurikulum Remaja November 2026
Tema Tahun 2026“Gereja yang Dinamis dan Inovatif” Klik disini untuk mengunduh KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Kepala Gereja, yang dengan kasih dan penyertaan-Nya memungkinkan buku pembinaan remaja ini hadir di tengah kehidupan bergereja. Kehadiran buku ini dilandasi kerinduan untuk menolong remaja gereja bertumbuh dalam iman, karakter, dan pelayanan, serta menjawab tantangan zaman yang terus berubah dengan sikap yang kreatif dan bijaksana.Gereja bukanlah bangunan yang statis, melainkan tubuh yang hidup, dipanggil untuk terus bergerak secara dinamis mengikuti karya Roh Kudus. Dinamika ini menuntut gereja untuk senantiasa terbuka pada perubahan, peka terhadap kebutuhan zaman, serta berani melakukan inovasi tanpa kehilangan akar iman yang teguh pada Kristus dan firman-Nya. Dalam konteks inilah, remaja sebagai generasi penerus dan penggerak masa depan memiliki peranan yang sangat penting.Buku pembinaan ini disusun sebagai sarana pendampingan yang diharapkan dapat menolong remaja mengenal dirinya, menghayati imannya, serta mengembangkan potensinya secara maksimal. Melalui pembelajaran yang kreatif, refleksi yang mendalam, dan kegiatan yang aplikatif, remaja diajak untuk mengalami bahwa gereja adalah ruang yang hidup, inklusif, dan relevan bagi setiap orang.Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Karena itu, segala masukan dan saran sangat kami harapkan demi penyempurnaan di masa yang akan datang. Kiranya buku ini dapat menjadi berkat, menginspirasi remaja, pembina, maupun jemaat dalam membangun gereja yang semakin dinamis dan inovatif, sehingga nama Tuhan dipermuliakan di segala tempat dan waktu.Akhir kata, kami mempersembahkan buku ini dengan doa dan harapan agar Allah Tritunggal terus menuntun setiap langkah kita dalam perjalanan iman.Bapelsin XXIX Bidang PWG KURIKULUM REMAJA 2026AKU TUMBUH BERSAMA YESUSDiterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.comBekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Bagi Bapak/Ibu/Saudara yang tergerak untuk mendukung pelayanan Sinode GKJ, persembahan dapat disalurkan melalui rekening berikut: Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Penanggung Jawab Bapelsin XXIX GKJ Bidang PWGPdt. Erni Ratna YunitaPdt. Sih Ell MirmaningrumPdt. Kristin AndiniPenulis Pdt. Geget ElitePdt. Ardi Tulus AriyantoPdt. Rivaldi Angga KPdt. Duta LumadiPdt. Pandu Pradana WahyudiPdt. Lukas Budi GunawanIbu Fitri Dwi UtamiPdt. Dyah Dewi RatnasariSdri. Cindy Uzia KristaniaPdt. Arditya JatiPdt. Natasha VananiPdt. Setyoko AlexanderEditor Pdt. Dani AriyantoPdt. Kristin AndiniTata letak & sampul PDILM Sinode GKJVolume 4 Tahun 2
PENAHBISAN PENDETA GKJ PURWOREJO
16 September 2026 Dengan penuh syukur, telah dilaksanakan penahbisan pendeta atas diri Vikaris Rivaldi Anjar Saputra, S.Psi., M.Fil. Dalam khotbah bertema “Taruhlah Aku Seperti Meterai Pada Hatimu”, kita diajak menghayati kembali makna ecclesia in via — gereja yang berjalan bersama.Kiranya dalam perjalanan pelayanan yang baru ini, Pendeta Rivaldi bersama jemaat GKJ Purworejo terus menjadi gereja yang berjalan bersama—dalam kasih, dalam kesetiaan, dan dalam penyertaan Tuhan. Selamat melayani, Pendeta Rivaldi.Kiranya cinta Kristus menjadi meterai dalam setiap langkah pelayanan.
Penahbisan Pendeta atas diri Vik. Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.Fil
Penahbisan Pendeta atas diri Vik. Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.FilGereja Kristen Jawa Klampok, Banjarnegara.Sabtu, 26 September 2026Pada hari Sabtu, 26 September 2026 padaa jam 09.00 telah dilaksanakan penahbisan pendeta atas diri Vikaris Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.Fil oleh Pendeta Konsulen GKJ Klampok, yaitu Pdt. Yakobus Dwi Martanto, S.Th dan di dukung oleh 31 Pendeta yang hadir dari Klasis Banyumas Utara, dari Klasis tetangga serta visitator Sinode yang mewakili Bapelsin XXIX, Vikaris Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.Fil sebagai pendeta di GKJ Klampok Banjarnegara. Khotbah sulung diambil dari Kitab Kolose 3: 14 – 25 dengan tema khotbah “Meramu Cinta Kasih di Dalam Keluarga”. Tema tersebut diambil dengan harapan agar keluarga-keluarga Kristen semakin menghidupi panggilan untuk menghadirkan cinta kasih yang nyata ditengah keluarga. Mengingat banyak keluarga yang sedang mengalami pergumulan relasi, sibuk dengan pekerjaannya sendiri, kurang saling memperhatikan dan banyak hal yang lain. Gereja sebagai tempat keluarga bersekutu, tempat untuk saling memulihkan dan menyembuhkan dengan cara meramu cinta kasih yang nyata, tulus dan sepenuh hati.Sebagai sebuah persekutuan yang hidup dalam keluarga, jemaat GKJ Klampok juga diajak untuk mencintai GKJ Klampok, menghadirkan cinta kasih, dan menikmati damai sejahtera. Ibadah diakhiri dengan sambutan dari Majelis GKJ Klampok Banjarnegara, Bupati Banjarnegara yang diwakili oleh Sekda dan Bapelsin XXIX GKJ. Akhirnya diucapkan selamat kepada GKJ Klampok yang sudah berproses panjang sampai ditahbiskannya pendeta atas diri Pdt. Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.FilSelamat melayani untuk Pdt. Yusak Agung Wicaksana Setjo, S.Fil. Tetaplah rendah hati, tulus dan penuh kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salatiga, 26 September 2026Visitator SinodePdt. Agus Suprihana
Sidang IstimewaGereja-gereja Kristen Jawa Klasis Jakarta Bagian Barat
Sahabatku… Saudaraku…Kau dan aku anak-anak Tuhan…Mari datang an berkumpul…Di gereja, rumah kita…Mari datang, umat Tuhan…Kita bernyanyi memuji Tuhan…Jika kau bersedih, ku akan membuatmu tersenyum… Ibu, Bapak, adik, kakak…Kau dan aku anak-anak Tuhan…Kita semua keluarga…Dalam kasih Tuhan Yesus…Mari datang, umat Tuhan…Kita bernyanyi memuji Tuhan…Jika kau bersedih, ku akan membuatmu tersenyum… Itulah lirik nyanyian yang digubah oleh calon pendeta GKJ Pamulang, Sdr. Faisha Sudarlin. Lagu itu bukan sembarang lagu, karena digubah berdasarkan proses berteologi bersama anak-anak GKJ Pamulang. Lalu lahirlah refleksi iman tentang gereja. Lagu itu berkumandang ketika di pengujung khotbahnya, Sdr. Faisha mengajak anak-anak dan sebagian pembina anak di GKJ Pamulang untuk bernyanyi dan menari bersama di altar. Sontak, suasanya sidang pun menjadi cair dan segar. Namun sekaligus reflektif. Dalam karya tulis akhirnya, Sdr. Faisha menulis tentang “Teologi Anak dalam Kata dan Nada: Menggubah Nyanyian Anak melalui Proses Berteologi Bersama Anak”. Topik teologi anak menjadi wacana yang segar sekaligus signifikan bagi GKJ. Singkatnya, teologi anak hendak menempatkan anak bukan sekadar sebagai obyek, melainkan subyek berteologi. Dengan demikian gereja membangun teologinya tak melulu oleh dan bagi orang dewasa, namun juga oleh dan untuk anak. Bahkan, teologi anak tak hanya memperkaya warna teologi gereja. Bahkan, teologi anak dapat memiliki daya transformasi bagi gereja itu sendiri. Namun, Sdr. Faisha tak hanya menyodorkan wacana. Melalui keterampilannya menggubah lagu, Sdr. Faisha sekaligus memberi contoh beberapa nyanyian anak yang ia gubah selama proses berteologi bersama anak di sepanjang masa pendampingan & pendampingan. Hal ini menjadi ssecercah jawaban atas kegelisahan banyak gereja yang selama ini mengeluhkan minimnya nyanyian-nyanyian anak yang liturgis, pedagogis dan kontekstual. Sidang Istimewa Gereja-gereja Kristen Jawa Klasis Jakarta Bagian Barat dalam rangka Ujian Calon Pendeta GKJ Pamulang: Sdr. Faisha Sudarlin, M.Th. pun berlangsung lancar. Proses peremptoir pun menjadi ajang saling berbagi dan saling belajar, bukan semata proses pengujian calon pendeta. Hasilnya, Sdr. Faisha dinyatakan layak memangku jabatan pendeta dan memasuki masa vikariat. Pamulang, 26 Sept 2026Visitator Sinode GKJ:Pdt. Udin Firman HidayatPdt. Dwi Argo Mursito
SIDANG XXI GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA KLASIS JAKARTA BAGIAN TIMUR
SIDANG XXI GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA KLASIS JAKARTA BAGIAN TIMURGereja-Gereja Kristen Jawa (GKJ) Klasis Jakarta Bagian Timur melaksanakan Sidang Klasis ke- XXIpada hari Sabtu, 26 September 2026 bertempat di GKJ Bekasi Timur selaku gereja penghimpun.Sidang klasis tersebut mengusung tema: “Gereja Sebagai Keluarga: Sistem yang Sehat danBertumbuh” (Efesus 4 : 15–16) berdasarkan teori Family as a System yang dikembangkan olehSalvador Minuchin. Gereja dilihat sebagai keluarga bukan sebagai kumpulan individu yang berdirisendiri, melainkan sebagai satu sistem yang saling terhubung. Dalam sistem itu, setiap anggotamemengaruhi dan dipengaruhi oleh anggota lain. Artinya, kesehatan keluarga tidak hanyaditentukan oleh “siapa yang salah” atau “siapa yang benar,” tetapi oleh bagaimana pola relasi didalamnya bekerja. Kalau sistemnya sehat, keluarga cenderung sehat. Kalau sistemnya tidak berjalandengan baik, bukan berarti keluarganya gagal, tetapi mungkin ada pola yang tidak berfungsisebagaimana mestinya. Demikian juga gereja.Dalam persidangan XXI GKJ Klasis Jakarta Bagian Timur terpilih moderamen sidang: Ketua I: Pdt. Geget EliteSucining Hyang (GKJ Bogor), Ketua II: Pdt. Kukuh Purwidhianto (GKJ Bambu Kuning), Sekretaris I:Dkn. Riyo Mardanto (GKJ Bekasi Timur), Sekretaris II: Pnt. Agus Indrawanto (GKJ Harapan Indah).










