Konferensi Nasional Pendidikan & Gereja 2024″Kolaborasi Nyata Untuk Transformasi Sekolah Kristen”Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, Karawaci, TangerangSelasa-Rabu, 23-24 Juli 2024 Konferensi ini menjadi yang kedua diadakan oleh Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia bersama dengan PGI dalam memperhatikan kondisi sekolah-sekolah Kristen seluruh wilayah di Indonesia. Sebagai tindaklanjut dari konferensi di tahun 2023, konferensi nasional yang diikuti oleh 730 peserta dari seluruh Indonesia dan mewakili 7 pilar pendidikan Kristen ini bertujuan untuk merumuskan persoalan, menemukan penyebab dan mengusulkan perbaikan untuk mentransformasi sekolah Kristen. Tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi sekolah Kristen di Indonesia begitu variatif. Ada yang berkembang baik dan bertahan yang oleh MPK diberi grade A & B. Namun banyak juga yang stagnan bahkan memiliki tren menurun dalam hal jumlah siswa, kualitas sekolah dan pendidik tenaga kependidikan yang tidak terperhatikan dengan baik yang diberi grade C, D, dan E. Kondisi ini penting diperhatikan dan urgen untuk ditangani, sehingga MPK telah membentu Task Force 3T. Yakni tim khusus yang dibuat untuk menolong sekolah-sekolah yang tergolong dalam sekolah tertinggal, terpuruk dan terabaikan. Beberapa sekolah menjadi pilot project untuk dibantu merencanakan perbaikan, diperlengkapi dan didampingi. Dan ke depan akan dilakukan lebih luas ke banyak sekolah Kristen lainnya. Untuk transformasi tidak hanya akan menjadi wacana, maka 7 pilar yakni, MPK & MPK wilayah, Gereja, Pemerintah, Yayasan Sekolah Kristen, Dunia Usaha Dunia Industri, FKIP & STT, serta Lembaga lainnya. diundang oleh MPK untuk merumuskan aksi-aksi nyata yang akan dikerjakan bersama. Dengan sinergi yang baik dan didasari kesadaran dan strategi yang baik diharapkan ke depan sekolah-sekolah Kristen sungguh-sungguh kembali menjadi kepanjangan tangan gereja yang kuat, berkembang dan unggul dalam mengerjakan misi ilahi. Dihadiri pula oleh perwakilan Kementerian-kementerian terkait, Pengurus ACSI (Association of Christian School International) melalui zoom dari Dallas, USA, kebersamaan selama 2 hari di Universitas Pelita Harapan ini banyak diisi dengan Focus Group Disscusion. Melalui FGD tersebut masing-masing pilar bisa mengusulkan perannya bagi pekerjaan besar ini. Di akhir kegiatan dibuat kesepakatan-kesepakatan dan penandatanganan MoU. Sinode GKJ yang juga memiliki peran penting sebagai salah satu pilar pendidikan Kristen, berkomitmen untuk melakukan apa yang menjadi bagiannya demi mendukung transformasi sekolah-sekolah Kristen di Indonesia pada umumnya maupun sekolah-sekolah Kristen di bawah naungan Gereja-gereja Kristen Jawa yang tersebar di klasis-klasis. Kiranya niat baik ini dapat terlaksana dalam aksi nyata. Pdt. Ageng Prasetya Raharjo
Majelis GKJ Sragen Dibekali Wawasan dan Teologi Jabatan di Bandungan
Bandungan, 19 Juli 2024. Guna meningkatkan kapasitas majelis sekaligus pembekalan calon majelis, GKJ Sragen mengadakan pembekalan khusus selama 2 hari dari tgl 19 hingga 20 Juli 2024 di Rumah Retret Elika, Bandungan. Di hadapan 50 peserta yang terdiri dari majelis dan calon majelis, Pdt. Anugrah Kristian (Sekretaris Bapelsin XXIX) sebagai nara sumber memaparkan tentang “Wawasan ke-GKJ-an” dan “Teologi Jabatan”. Beliau menekankan bagaimana membuka ruang seluas-luasnya dalam berpelayanan, sehingga semua jemaat dapat ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu, menurut Pak Aan perlu adanya pendekatan pemuridan dalam mengader majelis. Pendekatan ini terbukti sangat mudah dilakukan dan hasilnya baik. Dengan variasi metode diskusi dan tanya jawab, selama dua sesi tidak terasa begitu cepat selesai. Hal itu dibuktikan dengan antusias peserta karena Pdt. Anugrah mampu membawa dan memainkan suasana dengan contoh-contoh dan joke-joke yang membuat peserta terlena dengan waktu.
RENUNGAN SADHAR – Sabda Winedhar Agustus 2024
RENUNGAN SADHARSabda Winedhar Agustus 2024Mitra Saben Ari Marsudi Ati Tema: Dados Pirantos Ingkang Mulihaken Lan Nganyaraken Diterbitkan Oleh:Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia(Anggota IKAPI)Jl. dr. Wahidin Sudirohusodo No. 38A Yogyakarta 55222Telp./Fax.: (0274) 512449; HP/WA: 087838211445E-mail: penerbit@tamanpustakakristen.comWebsite: www.tamanpustakakristen.com Bekerjasama dengan:Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Rek: BritAmaBisnis 0081-000589-56-1 a/n Sinode GKJTelp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663Website: www.sinodegkj.or.id Klik disini Untuk mengunduh Temukan Pengalaman baru Renugan Harian Sadhar didalam genggaman smartphone.Unduh Aplikasi Renungan Harian Sadhar di Playstore, dan nikmati pembacaan renungan harian di kanal youtube Sinode GKJ Pemesanan dan Informasi dapat menghubungi Sinode Gereja-gereja Kristen JawaJl. Dr. Sumardi No. 8 & 10 Salatiga 50711Telp: 0298.326684 Email: sinode@gkj.or.id WA Center: +62 856 4066 6663
Pertemuan Vikaris GKJ 2024: Memperkuat Panggilan Melayani
Vikaris GKJ berkumpul untuk memperkuat panggilan melayani mereka dalam Pertemuan Vikaris GKJ 2024 yang diadakan dari Rabu hingga Jumat, 17-19 Juli 2024. Pertemuan ini menjadi wadah penting bagi para vikaris untuk saling berbagi pengalaman, mendapatkan pendampingan, dan mempersiapkan diri dalam masa vikariat mereka. Lebih dari Sekedar Masa Jeda Masa vikariat bukan hanya periode transisi antara ujian calon pendeta dan penahbisan. Ini adalah waktu krusial bagi para vikaris untuk memantapkan panggilan pelayanan mereka dan membangun hubungan dengan jemaat. Bersama Pasangan, Mendalami Tantangan Pelayanan Tahun ini, pertemuan vikaris mengundang pasangan vikaris untuk berpartisipasi. Topik yang dibahas meliputi: Seksualitas dan Pasangan Hidup: Vikaris akan mengeksplorasi dinamika pernikahan dan seksualitas dalam konteks pelayanan. Komunikasi: Memperkuat komunikasi yang efektif dalam pernikahan dan pelayanan. Keuangan: Mengelola keuangan secara bertanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga dan pelayanan. Dukungan Penuh dari Sinode dan BPK Sinode GKJ berkomitmen untuk mendukung para vikaris dalam perjalanan mereka. Pertemuan ini difasilitasi oleh anggota Bidang Pengembangan Kepemimpinan (BPK) yang berpengalaman. Menjaga Kesehatan Mental Kesehatan mental merupakan aspek penting bagi para pendeta. Bekerja sama dengan Pusat Konseling Pastoral GKJ Dagen Palur, Amazing Point of Balance akan menyediakan layanan konseling dan terapi kesehatan mental bagi para vikaris. didalam sesi juga perserta diajak untuk melatih fokus dengan mini games yang dipimpin salah satu peserta pertemuan vikaris. Mari doakan para vikaris dalam pertemuan ini agar mereka senantiasa dikuatkan dalam panggilan pelayanannya dan siap menjadi gembala bagi jemaat GKJ.
Pembekalan Para Mentor Mahasiswa Sinode GKJ di LPPS Yogyakarta
Yogyakarta, 17 Juli 2023 – BPK mengadakan kegiatan Pembekalan Para Mentor Mahasiswa Sinode GKJ di LPPS Yogyakartadengan tujuan memperkuat pola komunikasi antara mentor dan mentee dalam proses pendampingan.Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para mentor menjadi sahabat bagi mahasiswa GKJ dalam perjalanan studinya, serta memberikan wadah bagi mahasiswa teologi untuk mendapatkan pendampingan di luar pendampingan akademis.Pdt. Em. Daroso Eko Nugroho dalam materinya menjelaskan bahwa gereja sebagai komunitas orang-orang percaya terpanggil untuk melaksanakan tugas Yesus dalam menggembalakan gembala-gembala gereja. Sama seperti Bapa mengutus Yesus, kini Yesus mengutus gereja-Nya (Yohanes 20:21) untuk menyiapkan mentor-mentor yang akan menjadi sahabat dalam perjalanan calon-calon gembala gereja-Nya mengembangkan komitmen pelayanan, karakter pelayan, dan kompetensi pelayan.Bpk. Kuriake Kharismawan, M.Psi., Dosen Psikologi Universitas Soegijapranata, menjelaskan tentang perspektif psikologi dalam mentoring. Beliau memaparkan tahapan-tahapan mentoring dan mengajarkan tutorial goyang kopad kopid untuk meningkatkan kekompakan dan semangat para mentor.Kegiatan ini diikuti oleh para mentor dari berbagai gereja di Sinode GKJ dan mendapat respon positif dari para peserta. Mereka merasa mendapat banyak pengetahuan dan wawasan baru yang dapat membantu mereka dalam menjalankan tugasnya sebagai mentor.salah satu peserta Pembekalan Para Mentor Mahasiswa Sinode GKJ, mengungkapkan rasa senang dan terinspirasi dengan kegiatan yang diadakan di LPPS Yogyakarta.“acara berjalan dengan lancar. kedua narasumber sangat membantu persiapan calon mentor, baik dari segi teologi (Pdt DEN) maupun psikologi (pak Kuriake).” ujar Pdt. Imannuel geovaski.pdt. Merary Puay menambahkan ” Pembekalan yang menyenangkan dan tepat sasaran. Materi yang disampaikan oleh pembicara sungguh memberikan pemahaman bagaimana kami bisa menjadi mentor yang tidak hanya rekan, tetapi juga teman seperjalanan bagi para menti.Suasana yang menyenangkan memberikan kami cara pandang bahwa pelayanan sebagai mentor bukanlah beban, tetapi hal yang menyenangkan karena kami akan memdapat “anggota” keluarga dalam perjalanan pelayanan.Hal mendasar yang saya dapatkan secara khusus adalah menjadi ajur ajer bersama dunia para menti yang notabene seusia cucu, anak, atau adik kami sehingga kami perlu memperlengkapi diri agar bisa menyamakan langkah bersama mereka.Pembekalan ini juga memantik ingatan kami untuk berpikir ulang tentang panggilan sebagai pendeta. Sebagaimana para menti, kami diajak untuk memahami pangggilan untuk menumbuhkan dalam diri para menti (besok) komitmen, karakter, dan kompetensi pelayanannya sehingga benar-benar menyadari panggilan untuk menjadi pendeta. GKJ #Mentor #Mahasiswa #Pendampingan #Komunikasi #Psikologi #GoyangKopadKopid
Sidang Istimewa Klasis Kebumen, 12 Juli 2024 Ujian Calon Pdt GKJ Grujugan
Sidang Istimewa Klasis Kebumen Dalam Rangka Ujian Calon Pendeta GKJ Grujugan atas diri Sdr. Ari Iswanto S.Si-Teol, dimulai pada pukul 07.30 dengan Ibadah Pembukaan dilayani oleh Pdt. Ngesthi Basuki (Sebagai Pendeta Konsulen GKJ Grujugan). Firman Tuhan diambil dari Kolose 1:9-11 Pdt. Ngesthi Basuki dengan gayanya yang khas mengangkat tema renungan Hikmat dan Pengertian yang Benar. Suasana tegang di awal persidangan, terpecah oleh sambutan yang disampaikan pihak pemerintah, dalam hal ini diwakili oleh Pak Sekcam, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa: “Yang lolos ujian nanti hanya satu orang saja, bagi yang belum lolos jangan putus asa masih ada kesempatan selanjutnya untuk menyiapkan lagi sehingga bisa lolos ujian”. Lalu disambut dengan gelak tawa peserta sidang. Pak Sekcam menimpali: “Ya maaf apabila saya salah, saya berdiri di sini tidak tahu harus ngomong apa, ini adalah pengalaman yang pertama”. Selesai menyampaikan sambutannya, para peserta sidang menyambut dengan tepuk tangan. Setelah pemeriksaan kredensi, dilakukan pemilihan moderamen oleh peserta sidang, pemilihan terjadi cukup ketat. Akhirnya ditetapkan sebagai Moderamen terpilih:Ketua 1: Pdt. SarwantiKetua 2: Pdt. Purnomo SidiSekretaris 1: Pdt. Andreas Restu PriyatamaSekretaris 2: Pdt. Yunus Triwanto Jalannya ujian diserahkan sepenuhnya kepada Tim Pembimbing, yang terdiri dari Pdt. Dadang (Pembimbing Khotbah), Pdt. Erni (Pembimbing PPAGKJ), Pdt Prima (Pembimbing TGTL) dan Pdt. Sumardi (Pembimbing Sejarah yang sangat necis dengan dasi kupu-kupunya). Ujian berlangsung serius tapi santai. Sesekali ada celetukan lucu dari Pdt. Prima selaku koordintor Tim Pembimbing. Akhirnya setelah menjalani tiap ujian, Sdr. Ari Iswanto, S.Si-Teol dinyatakan layak tahbis, dan ditetapkan selama satu tahun menjalani masa vikariat. Di sambutan yang kedua, Visitator Sinode Pdt. Yemima Widi Nurani menyampaikan pesan kepada Vik. Ari Iswanto, agar kuat dan tabah untuk ditempa menjadi calon Pendeta dan dapat berjalan beriringan beserta seluruh jemaat GKJ Grujugan serta stakeholder yang lain. Dalam Ibadah penutupan, Visitator Sinode, Pdt. Lintang Anggraeni menyampaikan renungan yang diambil dari Yeremia 3:15. Pdt. Lintang menyerukan gembala yang dipilih dan dikasihi oleh Tuhan pasti akan diperlengkapi dan dimampukan untuk berjalan beriringan dengan jemaatnya. Tepat pada pukul 15.30 (maju dari rencana acara yang sudah ditetapkan) Sidang Istimewa Klasis Kebumen dalam rangka Ujian Calon Pendeta GKJ Grujugan dinyatakan selesai. Selamat kepada Sdr. Ari Iswanto, Tuhan Yesus memampukan dalam menjalani masa vikariat. 15 Juli 2024Visitator SinodePdt. Yemima Widi NuraniPdt. Lintang Anggraeni
Pelaksanaaan Program Ekonomi Kreatif
Penyelenggara: Sekber Badan Musyawarah Gereja Jawa (BMGJ) – Sinode GKJ, Sinode GITJ, Sinode GKJW, dan Sinode GKJTU Waktu: 10-12 Juli 2024 Tempat: GITJ Banyutowo, Pati Acara Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Ekonomi Kreatif di GITJ Banyutowo, Pati, berlangsung dengan meriah dan penuh semangat. Acara ini diikuti oleh perwakilan perempuan dari sinode-sinode gereja dalam naungan BMGJ (sinode GKJ, Sinode GITJ, Sinode GKJW dan sinode GKJTU) dan jemaat GITJ Banyutowo. Para peserta antusias mengikuti seminar dan workshop yang diadakan. Mereka mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan baru tentang ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan pengembangan produk kreatif. Pameran produk kreatif juga menjadi daya tarik utama acara ini. Para pengunjung dapat melihat dan membeli berbagai produk kreatif yang dibuat oleh peserta. seminar dan motivasi yang menghadirkan narasumber inspiratif juga memberikan suntikan semangat bagi para peserta. Mereka termotivasi untuk memulai atau mengembangkan usaha kreatif mereka sendiri. Acara Pemberdayaan Perempuan Melalui Ekonomi Kreatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta. Melalui acara ini, diharapkan mereka dapat meningkatkan potensi dan kapasitas mereka dalam bidang ekonomi kreatif, membuka peluang usaha baru, menambah jejaring dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan mereka. Acara Pemberdayaan Perempuan Melalui Ekonomi Kreatif ini merupakan salah satu bentuk komitmen BMGJ sesuai akta bersama. BMGJ berharap melalui program-program seperti ini, perempuan di Indonesia dapat menjadi agen perubahan dan berkontribusi secara aktif dalam pembangunan bangsa. Adapun peserta dari GKJ adalah perwakilan dari beberapa klasis dan juga perwakilan dari yayasan Truka jaya Ibu Widhi Nugraheni Dwi Lestari Ibu Indah Triyasanti Ibu Dewi Dewandari Ibu Abi Ristanti Ibu Hesti Noor Handayani
Ahad, 14 Juli 2024 Minggu Limrah X
II Samuel 6:1-5, 12b-19; Jabur 24; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29 KAWEDEN AMARGA TUMINDAKE SING SALAH “Krungu kandhané wong sing werna-werna mau Sang Prabu Hérodès ngandika: “Kuwi Nabi Yohanes. Mauné prejurit-prejurit wis dakkon nugel guluné, nanging banjur urip menèh” (Markus 6:16) Tumindak salah iku bisa ndadekne rasa wedi. Krungu pawarta bab pakaryane Gusti Yesus, Sang Prabu Herodes langsung ngendika menawa iku Nabi Yohanes, sing maune para prejurite wis dikongkon nugel gulune, nanging banjur urip maneh manjalma ing Gusti Yesus. Prabu Herodes ngrumangsani tumindake salah. Nanging rasa salah iku ora ndadekne Sang Prabu Herodes ngesorake dhiri lan mratobat ing ngarsane Gusti. Kwasa sing paring dhawuh mateni wong iku kaluputan sing gedhe banget. Yen ing tembung saiki, bisa klebu pelanggaran hukum berat, dadi urusane KOMNAS HAM. Ing jamane Sang Prabu Herodhes durung ana KOMNAS HAM, nanging dheweke ora bisa selak karo pangrasa atine dhewe sing ndakwa, menawa tumindake salah gedhe, nalika diwelehke dening Nabi Yokanan Pembaptis amarga ngrebut bojone adhine malah nglebokake Nabi Yohanes ing pakunjaran, lan uga dhawuh nugel gulune. Ing urip bebarengan, kojur banget menawa sing ngasta kalungguhan nindakne pangwasane adhedhasar rasa wedi. Wong salah sing ora gelem ngakoni salahe mesti bakal wedi. Wedine wong sing duwe kwasa kanggo nutupi tumindake sing salah bisa tumindak ngancam marang liyane. Nanging tetep wae senajan ngancam dheweke wedi salahe iku dikonangi lan dingerteni dening wong akeh. Jaman biyen werna-werna kedadeyan pelanggaran HAM berat kelakon ing satengahing bangsa. Ora ana sing wani nyaruwe. Nanging saiki menawa wis sumebar lan dadi viral, sanajan duwe kwasa iya tetep bakal kaweden menawa ora ngakoni lan mratobat. Lelakone Prabu Herodes sing keweden amarga rasa salahe iki memulang kita, supaya aja wangkot nalika salah. Nanging enggal ngakoni lan nyuwun pangapura. Sih rahmate Gusti bakal nampani saben wong sing mratobat. |*YTP
Setu, 13 Juli 2024 Minggu Limrah IX
Wilangan 10:11-36; Jabur 24; Lukas 1:57-80 PANGERAN ALLAH KUWI LOMA “Pangéran Allah kita kuwi loma, sarta akèh sih-piwelasé; Panjenengané bakal rawuh ngluwari kita. Padha kaya srengéngé mlethèk ing wayah ésuk” (Lukas 1:78) Wacan Injil dina iki nyaritakne brayate Imam Zakharia. Jeneng Bapa Zakharia iku basa Ibrani tegese: “Sira Elinga”. Lha lelakon kulawarga Imam Zakharia iki dadi pangeling-eling kanggo kita. Jeneng Ibu Elisabeth tegese: “Gusti Allah-ku wis paring pangandika”. Lan ingkang putra Yohanes tegese: “Gusti Allah paring sih palimirma”. Didadekne sak ukara, lelakone brayat Zakharia dadi pepenget: “Elinga, Gusti Allah wus ngendika, paring sih palimirma marang kita.” Sacara pribadi, Ibu Elisabeth wis ora diarani gabug maneh, kaparingan anak lanang sing bisa nerusake timbalan leladi wong tuwane, malah bakal kasebut nabine Gusti Allah sing Mahaluhur, utusan sing ndhisike prelu nyawisake dalan kagem Panjenengane kang badhe rawuh. Gusti Allah iku loma, ora mung maringi putra marang Simbah Zakharia lan Elisabeth. Sih piwelase Gusti rawuh ngluwari umat, kaya padhange srengenge mlethek ing wayah esuk. Dadi pepadhang marang saben wong, supaya ninggal urip ing pepetenging dosa, lan lumaku ing dalaning katentremen tanpa rasa wedi. Laire Yohanes dadi kabungahan gedhe kang ngilangke sakabehing momotan lan panandhang sing nate dirasakne sadurunge. Gusti Allah iku loma, ora mung marang brayate Imam Zakharia, uga kanggo kita wanci iki. Sih kadarmane Gusti iku sedya kanggo umat kabeh. Ora ana tembung telat anggone Gusti maringi berkah. Umur sing wis tuwa ora dadi alangan sih rahmate Gusti makarya. Nalika sih rahmate Gusti kababar, sing ana mung kabungahan ngrasakne berkah lan kabegjan peparinge Gusti. Sing patut kaaturake ing ngarsane Gusti namung pamuji, panuwun, lan sokur. Ing urip kita, sihe Gusti bisa kita andelake, ngluwari saka karupekan. Pitulungane Gusti iku loma, linuwih tinimbang sing kita suwunake ing ngarsane. Amin. |*YTP
Jemuwah, 12 Juli 2024 Minggu Limrah IX
Pangentasan 37:1-6; Jabur 24; Kolose 4:2-18 TEGEN NDEDONGA “Sing tegen enggonmu ndedonga. Lan sajroné nindakaké mengkono padha diwaspada kanthi saos sukur marang Gusti Allah” (Kolose 4:18) Ing surat Kolose 4:7-18, Rasul Paulus nyebut 11 jeneng sing diaturi salam lan sing uga melu ngaturake salam. Kejaba iku uga salam marang sedulur-sedulur ing Laodikia, lan pasamuwan-pasamuwan sing nglumpuk ana ing omahe para sedulur iku. Rasul Paulus nalika ndedonga cetha katujokake kanggo sapa, disebutake jenenge siji lan sijine. Kayadene anggone tegen ndongakne pasamuwan, siji lan lan sijine, mangkono uga Rasul Paulus njaluk didongakne dening pasamuwan. Urip bebarengan ing patunggilane pasamuwan iku dadi kabungahane Rasul Paulus. Lan sanajan wis pindhah menyang papan panggonan liya, Rasul Paulus terus ngrumati patunggilan iku srana tansah ngengeti lan ngaturake pandonga. Nalika wis ora bisa ketemu maneh, tetep bisa nuweni pasamuwan srana pandonga. Nalika wis ora bisa memulang pasamuwan sacara langsung, bisa nyuwunake panuntune Sang Roh Suci makarya memulang pasamuwan. Tegen ndongakne pasamuwan iki dadi saranane mbangun patunggilan karo pasamuwan. Ana warga adiyuswa, anak putu malah buyut sumebar ing panggonan sing adoh. Sanajan bojone wis seda lan urip ijen ing omah, piyambake ora gelem melu salah siji anake. Warga sepuh iki paring paseksi, “Sanajan ijen, nanging aku ora rumangsa kijenan. Aku manggon ing omah sing biyen kanggo nglairake lan nggedhekne anak-anakku. Saben nyuwunake ing pandonga, aku bisa ngrasakne maneh rumakete paseduluran kang nunggil sakomah, lan mahargya berkah peparinge Gusti kang wus kaluberake marang anak putu kabeh.” Nalika ndongakne sedulur liya, sanajan papan panggonane kepisah adoh, sak nalika dadi cedhak. Tegen ndedonga kanggo para sedulur iku tandha tresna sing rumaket, lan dadi dalan kabungahan awit berkahe Gusti ing patunggilan urip bebarengan. |*YTP







