KATA PENGANTAR
Pendidikan Kristen merupakan bagian dari panggilan Allah untuk membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan mampu menjadi berkat bagi sesama. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan berbagai tantangan dunia pendidikan, sekolah-sekolah Kristen dituntut untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai Kristiani yang menjadi
fondasinya. Transformasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola sekolah, tetapi juga melalui penguatan kolaborasi seluruh komunitas pendidikan sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam
melaksanakan pelayanan pendidikan Kristen.Refleksi atas perjalanan sekolah-sekolah Kristen binaan LP3S selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perubahan yang berkelanjutan lahir ketika sekolah, yayasan, gereja, guru, orang tua, dan masyarakat berjalan dalam satu visi. Berbagai praktik baik yang berkembang di sejumlah daerah membuktikan bahwa jejaring pelayanan, semangat berbagi, dan kerja sama yang
saling menguatkan mampu mendorong sekolah Kristen menjadi lebih adaptif, inovatif, dan relevan dalam menjawab kebutuhan zaman. Pengalaman tersebut sekaligus menegaskan bahwa transformasi sekolah Kristen bukanlah hasil kerja
individu, melainkan buah dari komunitas yang bergerak bersama dalam panggilan yang sama.Berangkat dari refleksi tersebut, PEPENKRIS 2026 mengusung tema “Menggerakkan Komunitas, Menghidupi Panggilan: Transformasi Sekolah Kristen melalui Kolaborasi Bermakna.” Tema ini merupakan kelanjutan dari semangat PEPENKRIS 2025 yang menekankan pentingnya kolaborasi dan aksi nyata, sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun
komunitas yang aktif, saling menguatkan, dan setia menghidupi panggilan pelayanan pendidikan Kristen. Melalui kolaborasi yang dilandasi kasih, kesatuan visi, dan komitmen bersama, sekolah Kristen diharapkan mampu menghadirkan
transformasi yang tidak hanya berdampak bagi lembaga pendidikan, tetapi juga bagi gereja, keluarga, dan masyarakat.Pedoman PEPENKRIS 2026 ini disusun sebagai acuan pelaksanaan sekaligus sumber inspirasi bagi seluruh peserta dan mitra dalam membangun gerakan bersama bagi kemajuan pendidikan Kristen. Besar harapan kami, kegiatan ini menjadi ruang untuk saling belajar, memperkuat jejaring, serta memperbarui komitmen dalam mengembangkan sekolah-sekolah Kristen yang
unggul, berkarakter, dan setia pada panggilannya sebagai sarana pelayanan dan kesaksian Kristus di tengah masyarakat.Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyiapan buku Pedoman Pepenkris 2026 ini. Secara khusus, terima kasih kepada Sekber Sinode GKJ dan GKI SW Jateng, Pdt. Imanuel Geovasky (GKJ Karangbendo Yogyakarta), Pdt. Wisnu Sapto Nugroho (LPP Sinode GKJ dan GKI SW Jateng), Pdt. Edward Raymond Setiawan (GKI Sangkrah Solo) Pdt. Eben Haezer Lalenoh (GKJ Sidomukti Salatiga), Pdt. Tyas Budi Legowo (GKJ Purwodadi), dan Pdt. Lukas Budi Gunawan (GKJ Salatiga Utara).
Selamat melaksanakan PEPENKRIS 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan transformasi menuju sekolah Kristen yang bertumbuh, berbuah dan berdampak bagi negeri kita tercinta. Yakinlah bahwa “Bersama Kita Bisa”.
Salatiga, 12 Juli 2026
Pengurus LP3S
Klik disini untuk mengunduh Bahan PEPENKRIS 2026

