+ (0298) 326684

sinode@gkj.or.id

Follow Us:

Sidang IstimewaPeremptoir: Hendy Prayoga, S.Th.Dinyatakan Layak Tahbis

Dalam rangka ujian calon pendeta (peremptoir) atas diri Hendy Prayoga, S.Th. dilaksanakan Sidang Istimewa GKJ Klasis Sindoro-Sumbing. Mas Yoga, begitu ia biasa disapa, sedang menapaki proses pemanggilan pendeta di GKJ Tirto Wening (Parakan). Di tengah suasana udara yang sejuk di Parakan sidang berlangsung dengan lancar, peremptoir pun berujung pada hasil bahwa Sdr. Hendy Prayoga dinyatakan layak tahbis dan memasuki masa vikariat.

Dalam Karya Tulis Akhir (KTA), Sdr. Yoga mengangkat tema “Keterbukaan GKJ Tirta Wening terharap Liyan”. Tema ini dirasa relevan dengan sejarah serta perkembangan GKJ Tirta Wening (dahulu bernama GKJ Parakan), yang menghayati identitasnya dalam eklesiologi yang hibrid. GKJ Tirta Wening terdiri atas umat yang tak hanya berasal dari orang yang beretnis Jawa, namun juga ada perjumpaan dengan warga gereja maupun simpatisan yang berasal dari etnis lain maupun denominasi gereja lain.

Penegasan akan sikap terbuka gereja terhadap liyan pun telah dikumandangkan oleh Pdt. Supriyadi dalam khotbah di ibadah pembukaan sidang, dengan mengangkat pengajaran Yesus tentang melayani orang yang paling hina berarti melayani Kristus sendiri (Mat 25:31-40). Dalam KTA, Sdr. Yoga mengangkat berbagai isu teologis, di antaranya konsep liyan, eklesiologi yang hibrid, gereja yang cair (liquid church), dan konvivenz. Selain itu, Sdr. Yoga menyampaikan khotbah yang berisi refleksi tentang sikap Abraham dan Sara yang menunjukkan hospitalitas pada 3 orang asing yang bertamu (Kej 18:1-8). Sikap Abraham ini menjadi teladan bagi gereja untuk terus menunjukkan keramahan pada orang asing sebagai liyan.

Akhirnya, KTA berujung pada rekomendasi bagi GKJ Tirta Wening untuk terus mengembangkan identitas yang terbuka, dalam rangka tetap menjalankan misi Kristus. Keterbukaan itu dapat diwujudkan dalam tata kelola liturgi, kepemimpinan, maupun pambinaan teologi.

Selamat untuk Sdr. Hendy Prayoga. Selamat untuk GKJ Tirta Wening.

Visitator Sinode GKJ:
Pdt. Stefanus Wawan Setiawan
Pdt. Dwi Argo Mursito.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *